27/01/11

Bagian dari Manusia yang Paling Kecil

Share this history on :

1. Gambar sel darah merah mirip terumbu karang

teknologi manusia alam  Foto foto yang Menakjubkan dari Bagian Paling Kecil Tubuh Manusia

2. Gambar ujung rambut kita yang rusak ( bercabang)

teknologi manusia alam  Foto foto yang Menakjubkan dari Bagian Paling Kecil Tubuh Manusia

3. Gambar titik – titik perasa lidah. Di lidah kita memiliki 10.000 titik perasa yang mapu membedakan rasa manis, asam, pahit, pedas dan sebagainya.

teknologi manusia alam  Foto foto yang Menakjubkan dari Bagian Paling Kecil Tubuh Manusia

4. Gambar kumpulan sel darah beku pada tubuh kita, sedangkan yang putih di tengah adalah sel darah putih yang beku.

teknologi manusia alam  Foto foto yang Menakjubkan dari Bagian Paling Kecil Tubuh Manusia

5. Gambar Alveoli di paru paru dimana terjadi pertukaran darah dan udara.

teknologi manusia alam  Foto foto yang Menakjubkan dari Bagian Paling Kecil Tubuh Manusia

6. Gambar sel kanker di paru paru kita

teknologi manusia alam  Foto foto yang Menakjubkan dari Bagian Paling Kecil Tubuh Manusia

7. Gambar embrio manusia yang dikelilingi beberapa sperma.

teknologi manusia alam  Foto foto yang Menakjubkan dari Bagian Paling Kecil Tubuh Manusia

8. Gambar beberapa sperma yang sedang mengelilingi telur

teknologi manusia alam  Foto foto yang Menakjubkan dari Bagian Paling Kecil Tubuh Manusia

9. Gambar sel telur pada wanita, warna merah itu adalah mahkota sel

teknologi manusia alam  Foto foto yang Menakjubkan dari Bagian Paling Kecil Tubuh Manusia

10. Kalau yang dibawah ini kelihatannya sangat indah, namun ini adalah virus mematikan yang belum ada obatnya yaitu Virus HIV / AIDS

teknologi manusia alam  Foto foto yang Menakjubkan dari Bagian Paling Kecil Tubuh Manusia

11. Yang terahir, Gambar Virus H1N1 (Flu Babi) Indah tapi siap merenggut nyawa.

teknologi manusia alam  Foto foto yang Menakjubkan dari Bagian Paling Kecil Tubuh Manusia


Sumber: Foto-foto yang Menakjubkan dari Bagian Paling Kecil Tubuh Manusia | Small Workspaces

Related Post:

0 comments:

Poskan Komentar

Loading

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More